Assalamulaikum
Wr.Wb
sumber gambar : https://www.youtube.com/watch?v=bwB9EMpW8eY
Hai Sobat !
Senang rasanya bagi kita
yang memiliki teman yang baik dan juga peduli terhadap
kita.Tapi, bagaimana dengan mereka yang sulit mendapatkan seorang teman? Bahkan
mirisnya lagi, ketika mereka berbuat baik untuk bisa berteman dengan
seseorang, bukan teman baru yang dia dapat melainkan hinaan dan siksaan atau
sering disebut Bully ?
sumber : http://www.hipwee.com/opini/teruntuk-para-pembully/
Kira-kira itulah yang sedang terjadi di negara
kita ini. Tak secara sembunyi-sembunyi untuk membully, kini generasi Indonesia
sudah berani terang-terangan membully temannya sendiri di depan temannya yang
lain…
Namun apa definisi bully itu sih ?
Bully (penindasan) adalah penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain.
Bully (penindasan) adalah penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain.
Perilaku ini dapat menjadi suatu kebiasaan dan melibatkan
ketidakseimbangan kekuasaan sosial atau fisik. Hal ini dapat mencakup
pelecehan secara lisan atau ancaman, kekerasan fisik atau paksaan dan
dapat diarahkan berulang kali terhadap korban tertentu, mungkin atas
dasar ras, agama, gender, seksualitas,
atau kemampuan. Tindakan penindasan terdiri atas empat jenis, yaitu
secara emosional, fisik, verbal, dan cyber. Budaya penindasan dapat
berkembang di mana saja selagi terjadi interaksi antar manusia, dari
mulai di sekolah, tempat kerja, rumah tangga, dan lingkungan.
Biasanya, kasus bully terjadi dengan pelaku lebih dari satu orang, yang mana korbannya sendirian atau dengan jumlah yang lebih sedikit dibadingkan pelaku.
Kasus bully tahun 2017
sumber :https://plus.kapanlagi.com/masih-kecil-sudah-kejam-bocah-smp-ini-bully-dan-keroyok-temannya-f863ff.html
Masih ingatkah dengan kasus bully yang terjadi di Thamrin City? Beberapa anak SMP membully temannya hingga memaksa korbannya bersujud kepada pelaku? Kalau belum menonton videonya silahkan klik disini
Melihat sang korban dibully, geram rasanya kita hanya bisa menonton dari balik layar tanpa bisa membantu apapun. Sangat disayangkan, sang korban hanya diam menahan serangan yang dilontarkan kepadanya. Hal ini mengingatkan saya dengan ucapan pada masa penjajahan Belanda. Kita disebut kaum inlander atau bodoh.
Lalu apa yang harus kita lakukan ?
Namun, untuk setiap teman-teman yang melihat
suatu pembully-an, atau bahkan menjadi korban, jangan takut untuk melaporkannya pada LPSK(Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban). Janganlah
jadi orang yang tertutup dengan menanggung segala jenis siksaan seorang
diri. Jadilah orang cerdas yang terbuka dengan selalu berkomunikasi sekurang-kurangnya
dengan orang tua atau guru disekolah. Karena Diam Bukan Pilihan!
Lalu LPSK itu
sendiri apa definisinya ?
LPSK adalah lembaga mandiri yang didirikan dan bertanggung jawab untuk menangani pemberian perlindungan dan bantuan pada Saksi dan Korban berdasarkan tugas dan kewenangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang. Untuk definisi lebih lengkap silahkan lihat disini.
LPSK adalah lembaga mandiri yang didirikan dan bertanggung jawab untuk menangani pemberian perlindungan dan bantuan pada Saksi dan Korban berdasarkan tugas dan kewenangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang. Untuk definisi lebih lengkap silahkan lihat disini.
Bagaimana agar terhindar dari bully ?
sumber :http://www.hipwee.com/opini/dont-bullying-me/
1. Jangan pernah membuat orang lain kesal, apabila pernah menyakiti atau menyinggung perasaan orang lain, minta maaf dengan baik dan damai.
2. Jangan suka mencari perhatian orang lain(MPO), biasanya seorang pelaku bully membenci orang-orang seperti itu.
3. Selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT. agar terhindar dari bahaya apapun.
4. Apabila sudah tertindas, jangan diabaikan, ceritakan pada orang tua atau guru untuk pelajar, dan untuk orang dewasa bisa meminta bantuan kepada LPSK.
2. Jangan suka mencari perhatian orang lain(MPO), biasanya seorang pelaku bully membenci orang-orang seperti itu.
3. Selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT. agar terhindar dari bahaya apapun.
4. Apabila sudah tertindas, jangan diabaikan, ceritakan pada orang tua atau guru untuk pelajar, dan untuk orang dewasa bisa meminta bantuan kepada LPSK.
Ingatlah Diam Bukan Pilihan !
Bagaimana jika kita seorang saksi ?
sumber :http://cdn2.tstatic.net/wow/foto/bank/images/ilustrasi_20170717_181806.jpg
Sama halnya dengan korban, jangan pernah mengabaikan kasus penindasan. Bayangkan, berapa banyak pahala yang kita dapatkan karena menyelamatkan kehidupan seseorang. Jangan pernah gentar apabila diancam oleh pelaku, seperti yang tertulis tadi, selalu mohon perlindungan kepada Allah SWT. insyaallah kita selalu dilindungi oleh-Nya.
Tanggapan terhadap kasus bully.
sumber : https://www.youtube.com/watch?v=nfWlot6h_JM
Tak hanya orang biasa yang geram terhadap kasus bully, Presiden RI ke-7, selebritas dunia juga memberikan tanggapan tentang kasus bully yang terjadi.
-Presiden Jokowi mengimbau jajarannya untuk segera menghentikan bullying. Di
antaranya adalah dengan mensosialisasikan budaya saling menghargai
antara senior dan junior di semua sekolah.
-Penulis lagu serta penyanyi, Taylor Swift mengaku pernah menjadi korban bully oleh para hatersnya, hingga dia membuat lagu berjudul "Shake It Off" untuk melawan para pelaku yang menindasnya.
-Masih dari penyanyi, Eminem. Ketika masih remaja, Eminem sering dipukuli dan dihajar oleh teman sebayanya, bernama DeAngelo. Tindakan yang dilakukan pun sangat ekstrim. Sampai-sampai ibu dari rapper tersebut menuntut pihak sekolah.
Lihatkan? Bahkan seorang penyanyi saja masa kecilnya pernah menjadi korban bully, dan mereka tidak tinggal diam bukan?
Nah, untuk itu jangan pernah putus asa karena kamu adalah seorang korban penindasan. Tunjukkan pada mereka bahwa kamu itu kuat dan bisa, buatlah batu loncatan dan jadilah orang yang berada diatas orang-orang yang melakukan penindasan itu padamu! Ingat sekali lagi, Diam Bukan Pilihan!
-Penulis lagu serta penyanyi, Taylor Swift mengaku pernah menjadi korban bully oleh para hatersnya, hingga dia membuat lagu berjudul "Shake It Off" untuk melawan para pelaku yang menindasnya.
-Masih dari penyanyi, Eminem. Ketika masih remaja, Eminem sering dipukuli dan dihajar oleh teman sebayanya, bernama DeAngelo. Tindakan yang dilakukan pun sangat ekstrim. Sampai-sampai ibu dari rapper tersebut menuntut pihak sekolah.
Lihatkan? Bahkan seorang penyanyi saja masa kecilnya pernah menjadi korban bully, dan mereka tidak tinggal diam bukan?
Nah, untuk itu jangan pernah putus asa karena kamu adalah seorang korban penindasan. Tunjukkan pada mereka bahwa kamu itu kuat dan bisa, buatlah batu loncatan dan jadilah orang yang berada diatas orang-orang yang melakukan penindasan itu padamu! Ingat sekali lagi, Diam Bukan Pilihan!
Mungkin pembahasan pandangan tentang kasus bully cukup sampai disini. Semoga artikel ini bermanfaat untuk semua pembaca dan tidak hanya diam jika ditindas. Jika masih belum tahu pada siapa mengadu, LPSK selalu siap membantu dan siap menangani kasus anda!
Wassalamualaikum Wr.Wb...
Wassalamualaikum Wr.Wb...





